RSS

dear kamu

dear kamu..

cowo beralis keren yang dulu saya taksir diam-diam. yang selalu saya liatin dari balik jendela sepulangnya kamu dari latihan karate.. kamu yang pernah narik tangan saya waktu saya ampir keserempet angkot.. kamu yang pinter banget bahasa inggris dan kadang-kadang bikin saya iri.

hmm.. mungkin kamu tidak pernah tahu bahwa terkadang saya sering menyempatkan waktu hanya untuk mengintip sebentar profil facebook-mu, melihat foto-fotomu dan perempuan yang saya kira adalah pacarmu.

tidak! saya tidak cemburu! pun tidak lagi menyimpan perasaan suka padamu seperti waktu itu.. waktu saya melompat-lompat gembira karena kamu mengajak saya jalan-jalan di mall, berharap hanya ada kita berdua nantinya. tapi ternyata kamu datang membawa teman-temanmu yang lain. menyebalkan sekali. padahal demi itu saya pusing seharian memikirkan baju apa yang nantinya akan saya pakai untuk menemuimu.. hahaha.. norak sekali!! tapi lucu.. membuat saya rindu..

kamu pasti tidak lagi ingat ketika kita menghadiri acara ulang tahun seorang teman, lalu karena malam itu dingin kamu meminjamkan saya jaket. jujur saja saya malu, tapi bahagia.. maafkan saya jika waktu itu saya terlalu ge-er. saya pikir kamu menyukai saya seperti adanya perasaan saya terhadap kamu. tapi ternyata kamu justru menyukai perempuan lain.. sakit sekali rasanya..

kenapa waktu itu saya bodoh sekali menafsirkan semua kebaikan kamu sebagai perwujudan dari rasa sayang? sebagai tanda bahwa kamu peduli pada saya. hanya karena kamu sering membantu saya mengerjakan soal-soal fisika, karena kamu sering meminjamkan saya buku-buku filsafat, karena kita sering mengobrol lama dan kamu mengantarkan saya pulang ke rumah dengan berjalan kaki..

hmm.. detail-detail tentang kamu kadang membuat saya malu. jujur saya berharap kita tidak akan pernah bertemu lagi, bahkan hanya untuk sekedar bertegur sapa dan menanyakan kabar. biar saja semua tentang kamu dan tentang perasaan saya terkubur di masa lalu.. 

semoga kamu selalu bahagia di manapun kamu berada saat ini sebagaimana saya yang selalu berusaha untuk bahagia menapaki hidup saya yang sekarang..

dan terimakasih ya, karena kamu pernah indah buat saya..

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Rocking Jogjes


Holaaa.. yess! Saya baru sahaja kembali dari Jogja. Dengan menumpang kereta ekonomi Progo seharga 35 ribu yang adududuh mak bikin saya keabisan gaya saking lamanya perjalanan, saya dan Ummul pun dengan gembira ria tralala trilili berangkat pukul 20.35 dari stasiun Senen Jakarta dan sampai keesokan paginya di stasiun Lempuyangan Jogja pukul 08.30. 


mejeng di kereta :D


Hari pertama di Jogja diisi dengan main ke malioboro, alun-alun kota Jogja dan ke tugu yang katanya sih adalah monasnya orang jogja. Yippiee.. gak ketinggalan kita nyobain permainan “melintasi pohon beringin” yang terkenal mistis ituh! Kalo kata orang siapa yang bisa jalan sambil merem dan melintas di antara dua pohon beringin dengan sakses, artinya orang itu memiliki hati yang bersih. Cih!! Ternyata tak satupun dari saya dan Ummul yang berhasil menaklukkan pohon mistis itu. Si Mar’ie yang kelakuannya macam anjing minta kawin malah dengan sukacita berhasil melewati dua pohon beringin kampret itu! terkutuklah kau nak!

Selanjutnya kita naek becak-becakan yang dipasangin lampu warna-warni. Tentu saja yang bertindak sebagai abang becaknya adalah mar’ie yang dari potongan wajah dan bodinya saja sudah mencerminkan penderitaan hidup yang tak berkesudahan. Hihi.. kesian sekali anak itu.. saya sempat khawatir betis kakinya yang ditumbuhi bulu-bulu lebat itu akan meledak. Untung saja Tuhan melindunginya dari petaka tersebut. Capek maen becak-becakan kita jalan kaki sampe ke malioboro yang jangan ditanya dah jauhnya kaya apa. Di malioboro kita nyobain gudeg yang ternyata rasanya manis seperti wajah saya ini.


becak2an w/ my cousin




tu tu tu tu tuguuuuuu




Elvy-Mar'ie-Ummul @Malioboro


Hari kedua kita ke mana? Yay! Ke Candi Prambanan dengan menumpang Bus Transjogja yang mirip-mirip sama transjakarta tapi eh tapi ukurannya lebih kecil. Thanks God karena di dalam bus saya puas-puasin mandangin bule yang ampun mak cakepnya bikin saya gak nolak kalo diajakin kawin. Cakepnya itu loh, hanya saya dan Tuhan yang tau. Hihihi..




bule cakep, kawinin eke donk :P




Welcome to Candi Prambanan









Mejeeeeeeeeeeeeng!!


Hari ketiga kita menuju ke pantai yang menjadi kebanggaan orang jogja. Pantai apa sodara-sodara? Yups! Pantai Parangtritis mameeeeen.. Pantai ini memang gak sebagus pantai-pantai di daerah Maluku yang berpasir putih dan adem karena dikelilingi banyak pepohonan. Tapi it’s ok lah ya buat kamuh-kamuh yang pengen berjemur dan itemin kulit kaya Beyonce, atau buat kamuh-kamuh yang pengen bercumbu mesra bersama kekasih tercinta, berkejar-kejaran di atas pasir sambil maen ciprat-cipratan aer. Untuk yang jomblo tenang saja, kamu tetep bisa bercumbu mesra dengan sebiji kelapa muda segar yang dihargai sebesar 8 ribu rupiah sahaja!!!




best moments w/ best friends @parangtritis




Me & Mar'ie



Me, Ummul & Our new friend : Arif




 Selain tempat-tempat terkenal macam malioboro, prambanan dan parangtritis, ada lagi satu tempat oke punya yang gak boleh dilewatkan. Eng ing eng.. dialah SARKEM alias pasar kembang. Pasar kembang ini diperuntukkan bagi kamu-kamu yang merasa berhidung belang, untuk kamu-kamu yang walopun udah punya bini tetep aja suka cari jajanan di luar, kamu-kamu yang suka tantangan, juga kamu-kamu yang penasaran semulus apa sih paha cewe-cewe di dalem sana. Hihi..

Dan tiga hari di jogja rasanya bener-bener gak cukup.. sedih harus kembali lagi ke jakarta, kembali berkutat dengan skripsi dan ujian tengah semester yang tinggal seminggu lagi. Hmm kangen jogja.. kangen sahabat-sahabat di sana..


Traveling itu menyenangkan. Di sana ada banyak kemungkinan untuk bertemu orang-orang baru, pengalaman baru, cerita-cerita baru, dan segala hal yang membuat kita belajar banyak tentang hidup. Untuk bersyukur, untuk mencintai bumi tempat kita berpijak, untuk selalu rendah hati dan menghargai sesama –Elvira Kiat 2012

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Perempuan bermata teduh

Jangan kira aku tak tahu. Delapan tahun yang lalu kau memperhatikanku dari balik jendela, mengamati lekat-lekat aku yang sedang tertawa penuh sukacita, menindas siswa baru yang sedang dalam masa orientasi. Ah, kukira waktu itu namamu Kaisar. Ternyata Kaizar. Iseng sekali orangtuamu menyematkan nama seaneh itu pada orang setampan dirimu.

Kai.. hidup terlalu berharga untuk kau habiskan menunggu seseorang yang tak pernah memberimu kepastian.. kenapa kau tak melangkah maju saja dan mengukir skenariomu sendiri? Terlalu banyak cinta yang telah kau tepis hanya untuk menjaga sebuah ruang paling suci di hatimu. Ruang yang sejujurnya hanya ingin kau berikan pada seorang gadis yang kau sebut bermata teduh itu. Huh!! Kataku kamu gila!! 

Kai.. aku selalu ingat saat-saat pulang sekolah bersamamu. Aku akan berbelok ke kiri, dan kau mengambil arah yang kanan. Aku ingat saat kutanyakan padamu tentang cita-cita lalu kau jawab dengan satu gelengan pelan. Kuceritakan tentang mimpiku untuk jadi jurnalis. Untuk berkeliling Indonesia. Untuk mengambil gelar master di negeri kincir angin. Lalu kau tersenyum kecil.
 mimpiku adalah menemanimu mewujudkan mimpimu.
 katamu waktu itu sembari menepuk bahuku, melepas senyum, menaikkan sebelah alismu. Lalu demi mimpi itu kita terburu-buru menyalin catatan Bahasa Indonesia di ruang tamu rumahku, sibuk dengan pikiran kita masing-masing.

Kai.. dulu aku benci mengapa kau tak pernah jenuh berganti-ganti pacar. Dan kenapa perempuan-perempuan cantik itu selalu pasrah berkata “ya” saat kau merayunya dengan kata-kata basi bertemakan I love you. Sebagai lelaki kau teramat jahat, tapi entah kenapa sebagai sahabat kau termasuk satu yang paling baik dan setia. Kamu memang selalu menjadi paradoks..

Kai.. terlepas dari alis tebalmu yang kuakui menarik, gigi-gigimu yang berderet rapi dan terbingkai indah saat kau tersenyum, dua lesung pipi yang kau wariskan dari papamu, hidungmu yang kurus mancung, tatapanmu yang tajam namun terkadang jenaka, lenganmu yang kokoh karena kau seorang karateka, atau apapun unsur dalam dirimu yang nyaris sempurna, sejujurnya tidaklah semua wanita menyukaimu dari segi itu. karena semua yang ada dalam hatimu justru lebih menakjubkan dari apa yang tampak dari luar. Kamu dan gayamu yang konyol, lelucon-leluconmu, sikapmu yang ingin selalu melindungi tanpa berlebihan, perhatianmu, kesetiakawananmu, kerelaanmu untuk berkorban, caramu berbicara.. Kau sangat pandai membuat orang lain merasa nyaman di dekatmu.

Kai.. untuk semua alasan itulah aku menyayangimu. Aku menyayangimu yang selalu datang terburu-buru saat kubilang “emergency”. Aku menyayangimu yang selalu membantuku membuka bungkus lolipop saat aku kesulitan membukanya. Aku menyayangimu saat kau membantu memompa ban sepedaku, menghapus airmataku ketika aku disakiti, meminjamkan aku stapler, mencuci jambu yang kita curi, menempelkan plester ke kakiku, membelikan aku ketupat, menyampul koleksi buku-bukuku supaya rapi, memboncengku dengan sepeda, memukulku dengan ranting kayu saat kita bertengkar, menangkap ikan-ikan kecil untukku, menjitak kepalaku ketika aku berkata hal-hal bodoh, memarahiku saat aku putus asa.. Aku tidak tahu mengapa semua detail-detail itu tersimpan rapi di kepalaku.. yang aku tahu hanyalah bahwa aku menyayangimu.

Kai.. maaf jika rasa sayang ini tak pernah bisa kuubah sedikit saja menjadi cinta. Untuk menerimamu, untuk memasuki hatimu yang sudah kau persiapkan sejak lama untuk kutempati. Tidak seperti hatimu yang selalu kau biarkan kosong, hatiku justru telah terisi oleh satu nama. Dan seluruh rasa cintaku tumpah ruah di dalam sana untuknya. Tak ada spasi untukmu. Maka maafkan jika aku menjadi jahat. Jika aku secara terang-terangan menyakitimu. Sama sekali tak ada maksud untuk itu, Kai.. kumohon berhentilah mengharapkan pemilik mata teduh yang kau sebut itu. aku tak bisa memberimu kepastian. Melangkahlah maju. Kita masih bisa tetap seperti ini bukan? Tetap menggenggam erat dalam lingkar persahabatan. Tetap menyayangimu sebagai kawan terbaik, tetap menyayangiku sebagai teman sejati. Dan tak ada yang perlu kau ubah. Tidak juga hatimu. Karena hati dan rasa cinta adalah hak asasi, bukan?

Kau bebas mencintai siapa saja yang kau kehendaki, termasuk aku. Tapi kumohon berhentilah untuk menunggu. Kau berhak atas cinta yang lebih baik dari sekedar cinta kepada sahabatmu sendiri. Hmmm.. dan terimakasih telah mencintaiku selama satu windu ini..



Aku, sahabatmu,
Perempuan yang kau sebut bermata teduh 



PS: cerita ini hanya fiktif belaka :)

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Elvy dalam wujud kartun

Cuma bisa nelen ludah liat gambar saya versi kartun yang dibuatin sama Mar'ie Doi emang tau banget lah ya soal saya. bagus banget. Suka banget. Saking senengnya rasanya saya pengen jalan kayang dari jakarta sampe jogja buat nemuin Mar’ie dan ngasih doi duit lima belas rebo. Ahihihii.. bahagianya bikin saya jadi speechless. Gak kebayang akhirnya ada orang yang ngegambarin muka saya dengan sepenuh hati begono. *lap aermata*.. gambarnya ceria banget, khas remaja baru puber seperti saya. huwooo.. ni liat aja dah, gambar yang saya tunggu-tunggu sejak dua hari yang lalu sampe kebawa mimpi:


live your life to the fullest!!



Bagus banget kan? Kamu-kamu pasti pada iri kan? Ahihaihihihi.. poto di tangan saya itu nunjukkin kalo saya emang cinta mati sama detektif conan dari jaman masih ingusan dulu. Trus ada sapinya juga, makhluk paling lucu yang saya koleksi bonekanya, yang dagingnya enak banget tapi sayang bikin global warming, yang susunya enak banget apalagi kalo rasa coklat, yang eeknya bau banget dan pengen saya olesin ke muka mantan pacar (hihi).. trus trus, bintang-bintangnya itu mewakili kecintaan saya pada astronomi. Dan poni saya itu, poni dari jaman TK yang gak pernah saya panjangin. Huks.. gambar ini pokonya ELVY BANGET lah!!!

Huwaaaaaaaaahh.. gembira riang senang bahagia haru sukacita lalalalalala.. pengen joget-joget liat gambar ini. makasih ya mar’ie. Gak sia-sia kamu saya didik dari kecil. Pokonya ntar gambar ini saya abadikan seumur hidup saya. it means a lot for me. Sekali lagi makasih ya cintah :’)

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

selaksa

Tak tahu mengapa ada sedikit sesak yang menyusup perlahan saat kamu mengucap pamit, saat kamu bilang “ntar makannya yang banyak donk”, saat kamu tersenyum lalu menepuk-nepuk bahuku, saat kamu berbalik badan lalu melangkah, menyisakan aku yang terdiam dan menghitung tiap detik yang telah terbuang, memungut-mungut tiap serpihan kenangan tentang kita.

Kamu dan hidupmu, selalu menjadi cerminan bagaimana aku harus membentuk diriku menjadi seorang yang optimis, seorang yang percaya pada mimpi, seorang yang akan selalu berusaha keras melawan rasa takut, seorang yang selalu terbahak menanggapi kegagalan.. di dekatmu selalu ada energi positif, dan karena itu seluruh dunia seolah ada dalam genggamanmu..

Terimakasih untuk semua kebaikan yang kamu bawa, untuk cerita lucu yang sumpah mati membuatku hampir jatuh dari tempat tidur, untuk tarian “cuci-cuci jemur-jemur” yang kamu ajarkan, untuk semua kegilaan yang terjadi padamu, padaku, pada kita. sulit membilangnya satu-persatu, tapi seperti adanya aku, tiap jengkal dari kenangan kita pun takkan pernah luput dari ingatanmu, bukan?





Terimakasih telah mempercayakan semua rahasiamu padaku, telah melindungiku, menjadi orang yang paling pintar menghibur hatiku, menjadi orang yang selalu mengucapkan Happy Birthday di detik-detik terakhir  ulang tahunku dengan alasan yang hanya kita berdua yang tahu. Terimakasih juga karena selalu membaca blog ini, membaca tulisan-tulisan bodoh ini..

Dan sebagaimana janji kita untuk “live our life to the fullest”, untuk tidak pernah takut melakukan hal-hal gila, untuk hidup sehidup-hidupnya, di manapun kita berada. Aku akan berusaha menjadi orang paling optimis di dunia. Seperti adanya kamu. Dan tak masalah jika mimpi kita akan tinggal selamanya menjadi mimpi, asalkan dengan bermimpi kita bisa bahagia, aku akan melakukannya seribu kali lagi.

 Maka aku menunggu hasil karyamu, menunggu rakitan pesawatmu tak peduli  itu hanya sayapnya, atau rodanya, atau apapun itu. kita pasti akan jadi orang hebat dengan cara kita sendiri-sendiri.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

rasa ini membunuhku

Kebelet be’ol pas lagi di kelas itu bener-bener dah. Geli-geli excited.

Mau tapi malu

Ingin tapi takut

Gelisah tapi penuh harap

Cemas karena tak tahan

Was-was namun tak berani mengambil keputusan

Hmmmmmm..

Dua hari gak boker itu sesuiti banget. Berasa jadi manusia setengah sampah. Maka hari ini seluruh semesta menghimpun kekuatan, membantu saya untuk menuntaskan hajatan maha dahsyat ini..
beberapa menit lalu proses menabung telah usai, peperangan telah saya menangkan. Dan sekarang badan berasa ringan banget, serasa bisa berjalan di atas aer..

dari kejadian hari ini saya menarik pelajaran moral paling penting yaitu: sehebat apapun manusia, sesombong apapun dia, pasti bakalan takluk dan gak berdaya melawan rasa boker yang datang bertubi-tubi. Entah dia itu presiden, sekjen PBB, orang paling ganas sekelas Hitler pun gak akan mampu melawan rasa boker. Pada akhirnya dia akan mengaku kalah lalu dengan jumawa menuju lokasi terdekat untuk menuntaskan segala beban di sana..

hmmm…

hidup itu simpel sekali ya..

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

memories of neighborhood


Hidup hanyalah sederhana, sesederhana kita menjalaninya dengan tangis dan tawa. Sesederhana saat setiap hari kamu selalu datang ke rumahku dengan tumpukan buku-buku PR-mu, merengek-rengek padaku agar membantumu mengerjakannya. Sesederhana saat kamu bilang kamu menyukaiku lalu kusambut dengan kata tidak. Sesederhana persahabatan kita yang kadang bertengkar, baikan, bertengkar lagi dan baikan lagi tanpa pernah tau apa yang selalu kita ributkan.

Hidup kita mengalir seperti air. Atau, berputar seperti roda. Banyak hal yang berubah, orang-orang datang dan pergi, hati manusia berganti seiring waktu yang makin jauh berlari, tapi tidak untuk sebuah tempat yang kusisakan untukmu, sebuah tempat yang juga kau sisakan untukku, tempat kecil nan damai bernama persahabatan. 

Ah.. salahkah kubilang ini rindu? Rindu akan masa-masa muda yang gila. Rindu menunggumu datang menjemput lalu berangkat mengaji naik becak, rindu membaca komik bersamamu di teras rumahku, rindu berpapasan denganmu di kodim lalu berangkat sekolah bersama, rindu empat kali sehari kamu datang ke rumahku untuk bercerita tentang pacar-pacarmu, tentang papamu, tentang kejadian-kejadian di kelasmu. Rindu pada kebosanan membuka pintu ruang tamu hanya untuk mendapati muka jelekmu lagi dan lagi. Rindu saat kita marahan hanya gara-gara sebuah mangga. Rindu mengurusi persoalan remeh-temeh Ahmad Amahoru waktu lagi kasmaran setengah hidup sama Tika Tuasikal. Rindu saat-saat kita belom pake henpon, petantang-petenteng dari protokol ke wartel ini-itu buat telpon-telponin orang gak dikenal. rindu naik skuter sama-sama, rindu malam-malam waktu kamu dateng ke rumah bareng Ahmad buat latihan vokal lagu You Raise Me Up, rindu julukan-julukan aneh yang sering kamu tuliskan di papan tulis ruang agama untuk membuatku malu (salah satunya: Elvira = Ratu Buaya Putih). Rindu makan pisang goreng, Rindu jalan-jalan bareng, Rindu kamu yang selalu memanggilku ‘tikus’. Rindu kamu yang bawel,  rindu kamu yang selalu ada di pihakku apapun yang terjadi, rindu kamu yang selalu membelaku bagaimanapun orang-orang membenciku, rindu nasehat-nasehatmu padaku saat lagi patah hati, rindu leluconmu, rindu pada semua rasa rindu ini..

Hingga kini kamu masih tetap sama, masih pandai melucu, masih pandai menggombal, masih jago membuatku tertawa, masih punya seribu kata untuk membuatku merasa cantik, masih tetap baik dan perhatian, masih setia kawan. Dan untuk semua itu aku bersyukur pada Tuhan telah mempertemukanku denganmu, laki-laki paling lucu yang pernah kukenal, sahabat sekaligus tetangga terbaik yang pernah ada. Terimakasih untuk suatu malam ketika kamu datang ke rumahku untuk pura-pura meminjam buku, karena sejak itulah persahabatan yang aneh ini memulai jalan ceritanya. 






Terimakasih untuk kebersamaan yang manis ini :)

Mar’ie Muhammad Fahmi Latuconsina.. :D

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS